Tahun Pertama Pernikahan

pernikahan

Banyak orang mengatakan bahwa tahun pertama dalam pernikahan merupakan fase paling rawan dan tersulit dalam mengarungi bahtera pernikahan, karena pada tahun pertama inilah terjadi penyesuaian dan adaptasi antara dua pribadi yang berbeda. Pengantin baru dihadapkan pada realita dan kenyataan bahwa ada beberapa hal yang perlu penyesuaian, dan untuk mencapai tahap tersebut perlu ada sikap lapang dada dan mengendalikan ego pribadi masing-masing.

Tetapi bukannya harus dijadikan momok yang menakutkan, karena bagaimanapin juga hal tersebut harus tetap dilewati. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana menyikapi dan mencari solusi terbaik untuk kedua belah pihak. Berdasarkan pengalaman saya pribadi, hasil diskusi dengan beberapa teman serta kutipan dari beberapa artikel, berikut kesimpulan dan saran untuk menghadapi beberapa permasalahan yang mungkin timbul di tahun pertama pernikahan .

Tentukan Peran Anda
Sebelum Anda memutuskan untuk menikahi pasangan Anda, pastikan bahwa Anda sudah sadar tentang peran dan tanggung jawab yang harus Anda ambil dalam pernikahan Anda. Masalah bagi sebagian besar pengantin baru adalah bahwa mereka tidak menyadari tentang tanggung jawab mereka dalam pernikahan, yang sayangnya akan mengakibatkan konflik antara mereka. Untuk mengatasi ini, yang terbaik adalah bahwa Anda duduk dengan pasangan Anda dan serius berbicara tentang peran dan tanggung jawab yang Anda harapkan dari satu sama lain.

Masalah Keuangan
Uang adalah topik yang sangat sensitif terutama jika melibatkan Anda dan keuangan pribadi pasangan Anda, dan dengan demikian, banyak pasangan akan mengabaikan berbicara tentang masalah keuangan. Tapi berbicara tentang uang bahkan sebelum Anda menikah sebenarnya sangat penting sehingga Anda akan tahu apa status keuangan satu sama lain, dan ini juga akan memberikan Anda ide tentang bagaimana Anda bisa membagi pengeluaran harian Anda. Cari tahu berapa banyak penghasilan Anda masing-masing, dan dari sana bicarakan rencana anggaran sehingga Anda akan tahu bagaimana menganggarkan uang Anda.

Berurusan dengan Keluarga Pasangan
Menikah juga berarti berkenalan dengan keluarga pasangan Anda, terutama mertua Anda. Masalahnya, beberapa orang tua suka ikut campur dengan masalah perkawinan anak-anak mereka yang sering berakhir dengan konflik besar antara dua pasangan pengantin baru. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dan pasangan harus memutuskan untuk meletakkan batas antara Anda, orang tua dan mertua Anda. Sebisa mungkin, hindari hidup bersama dengan orang tua atau dengan mertua Anda karena ini hanya akan memperburuk masalah.

Waktu Rekreasi
Pada tahap awal kehidupan pernikahan Anda, ada saat-saat dimana Anda dan pasangan akan mendambakan kehidupan lajang yang Anda pernah nikmati. Hanya saja terlalu sulit untuk melepaskan hal-hal yang membawa sukacita dan kenyamanan kepada Anda ketika Anda masih lajang. Tidak ada yang salah dengan menghabiskan waktu bersama teman atau melakukan hal-hal yang pernah Anda kerjakan sendiri, selama Anda tahu apa batasan Anda, dan bahwa Anda juga mementingkan untuk menghabiskan waktu dengan pasangan Anda.

Dalam pernikahan, rasa hormat adalah salah satu sifat paling penting yang mana Anda dan pasangan harus belajar untuk berlatih. Menikahi seseorang tidak berarti bahwa Anda tidak lagi memiliki kebebasan yang pernah Anda miliki. Untuk menghindari konflik, hormati satu sama lain setiap saat, dan memberikan waktu dan ruang yang layak dimiliki pasangan Anda, terutama karena Anda masih pada tahap penyesuaian dalam perkawinan Anda. (dirangkum dari berbagai sumber)

Mau provokasi lebih lanjut …? Follow saya di twitter : @CandraDenni

One thought on “Tahun Pertama Pernikahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s