Anak Muda Briliant

dennicandra.com, Pertama kali saya mendengar namanya adalah ketika mengikuti “National Inauguration 2013 : Pelatihan dan Pelantikan Pengurus KSM Se-Indonesia” sekitar bulan Mei 2013 di Jakarta. Karena memang saya belum kenal dan tidak tahu bagaimana sepak terjangnya maka saya tidak begitu tertarik pada mulanya untuk mengetahui lebih jauh tentang sosok yang satu ini.

Setelah selesai acara tersebut dan saya kembali ke Bangka dan beraktivitas seperti biasa, sosok ini kembali jadi pembicaraan dibeberapa time line media sosial teman-teman KSM. Untuk menjawab rasa penasaran tersebut maka saya follow twitternya dan sempat mampir serta membaca beberapa artikel yang ada di blog pibadinya. Ketika membaca profil lengkapnya, saya mulai tertarik untuk mengetahui lebih lanjut sepak terjangnya.

Seorang anak muda yang usianya jauh dibawah saya, dengan usia yang belum sampai seperempat abad tetapi dia sudah melakukan banyak hal positif dalam menginspirasi jutaan pemuda di negeri ini. Dia mempunyai visi yang jauh ke depan serta rencana aksi yang tersusun rapi, kalau istilah anak muda zaman sekarang sosok ini merupakan perwujudan dari slogan “Ku Tahu Apa Yang Ku Mau” … :).

Pada bulan Februari 2014 saya mempunyai kesempatan bertemu langsung dengan sosok muda yang fenomenal ini dalam acara Wanna Be Trainer (WBT) yang berlangsung di Jakarta. Saya sebagai peserta dan dia sebagai salah satu fasilitator yang ditunjuk untuk mendampingi peserta dalam acara tersebut. Tetapi karena kesibukan dan padatnya jadwal training, kita hanya sempat mengobrol sebentar disela-sela waktu istirahat. Walaupun dari percakapan yang sebentar itu, saya bisa menangkap bahwa sosok ini merupakan pribadi yang rendah hati dan selalu senang untuk berbagi.

Dan pada awal Maret 2014 ini saya mendapatkan sebuah pesan melalui BBM dari sosok muda tersebut. Dia mengatakan bahwa tanggal 15 Maret ini dia ada jadwal mengisi training untuk karyawan Bank Danamon Pangkalpinang dan kalau saya ada waktu dia mengajak ketemuan. Kesempatan ini merupakan kesempatan emas dan tidak saya sia-siakan, langsung saya jawab bisa dan langsung mengosongkan jadwal lainnya untuk tanggal tersebut. Walaupun jarak antara Pangkalpinang dan tempat domisi saya di Muntok sekitar 3 jam perjalanan darat tetapi itu bukan merupakan halangan dibandingkan pengalaman dan ilmu yang akan saya dapatkan.

Kami bertemu pada tanggal 14 Maret 2014 malam di Pangkalpinang, setelah saya menjemput di hotel tempat dia menginap kami langsung jalan untuk mencari tempat makan yang menyajikan masakan khas Bangka. Sambil menunggu makanan datang kami mengobrol banyak, mulai dari cerita dia awal kuliah sampai akhirnya menemukan “passion”nya dibidang training yang dijalaninya sekarang. Berbagai cobaan dan ujian yang telah dilalui dan bagaimana dia menuliskan visi dan cita-cita yang ingin dicapainya. Berbagai lika-liku kehidupan yang telah dijalaninya serta bagaimana dia memaknai setiap kejadian tersebut dengan bijak dan positif. Dari percakapan tersebut saya bertambah salut pada sosok yang satu ini, dan ada rasa malu yang menyelimuti diri ini yang kadang-kadang masih selalu mencari alasan dan menyalahkan keadaan padahal dibandingkan sosok muda tersebut saya rasanya masih lebih beruntung dan diberikan banyak kemudahan dalam menjalani kehidupan ini.

Image

Setelah selesai makan malam kami sempatkan berputar-putar sebentar sekalian mau mencicipi durian bangka yang memang lagi musim dan banyak dijual orang di pinggir-pinggir jalan. Akhirnya setelah keliling dan sempat melakukan penawaran harga untuk mendapatkan durian yang bagus dengan harga yang cocok, kami makan durian di pinggir jalan dekat oarang jualan tersebut. Selesai makan durian kami langsung balik ke hotel untuk istirahat dan persiapan acara besoknya karena malam sudah semakin larut. Sebelum berpisah kami sempat janjian bahwa besok pagi kita akan ketemu di lokasi acara sekitar jam 7 pagi.

Image

Sebelumnya saya hanya berpikiran untuk ikut mendampingi dia dalam training ini hanya sebagai peserta pasif, karena saya ingin melihat dan menambah pengalaman bagaimana caranya membawakan training khususnya untuk perusahaan. Tetapi waktu briefing paginya dia memberikan saya sebuah tanggungjawab yang lumayan besar, saya diminta ikut aktif dan berperan dalam training ini sebagai pemandu acara sekaligus fasilitaor buat peserta. Karena menurut dia kalau saya hanya sebagai peserta pasif, saya tidak akan maksimal mendapatkan ilmu serta tidak merasakan langsung bagaimana atmosfernya saat memberikan materi buat peserta.

Image

Jujur pada awalnya saya sempat “nervous” karena ini merupakan pengalaman pertama bagi saya dalam memandu dan ikut memfasilitasi perserta training yang notabene adalah karyawan sebuah bank swasta yang lumayan besar di Indonesia. Yang saya dampingi juga adalah seorang trainer nasional dengan jam terbang yang sudah mumpuni. Walaupun selama ini saya sempat beberapa kali mengisi training tapi itu kebanyakan pesertanya adalah pegawai negeri di daerah dan para pelajar sekolah menengah. Saya sempat mengatakan tidak percaya diri dan bertanya apakah dia tidak salah mempercayakan tugas ini kepada saya karena ini yang menjadi taruhannya adalah nama besar dia sebagai trainer nasional.

Tetapi dia mengatakan bahwa kalau tidak saat ini kapan lagi saya akan belajar, karena ini merupakan kesempatan emas buat saya. Akhirnya setelah dia meyakinkan kalau saya pasti bisa, saya terima “tantangan” ini dengan mengucap Bismillah. Walaupun pada awalnya sempat agak terbata-bata tetapi syukur alhamdulillah sampai selesai acara saya berhasil melaksanakan tanggungjawab yang dipercayakan dengan baik dan bersyukur bisa merasakan langsung atmosfer training yang begitu luar biasa.

Image

Saya sangat berterimakasih dan mendapatkan banyak pelajaran berharga dari sosok muda ini, walaupun secara usia saya lebih senior tetapi dalam hal ilmu dan pengalaman saya akui anak uda ini melebihi saya. Memang ilmu dan kesempatan itu bisa datang kapan saja dan darimana saja, tergantung kepada pribadi kita masing-masing apakah kita siap atau tidak ketika hal tersebut datang.

Ooo … iya, penasaran kan dengan sosok muda yang saya ceritakan ini …??? Sosok muda ini tidak lain adalah BRILI AGUNG ZAKY PRADIKA, anak muda yang mempunyai visi untuk menginspirasi 10 juta anak muda di Indonesia.

Image

Sekali lagi terimakasih atas ilmu dan sharing inspirasinya mas BRILI … 🙂

Mau provokasi lebih lanjut ? Follow saya di twitter : @CandraDenni

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s