Merajut Persamaan

dennicandra.com, Tidak berapa lama lagi, bahkan hanya dalam hitungan hari kita semua warga negara Indonesia akan melangsungkan satu hajatan besar yang disebut dengan pesta demokrasi. Ajang rutin yang berlangsung setiap lima tahunan ini selalu memberikan suasana dan nuansa yang berbeda tiap tahunnya, terutama persaingan antar sesama partai peserta pemilu dan calon anggota legislatif yang bertarung untuk memperebutkan kursi biar bisa disebut sebagai “wakil rakyat”.

Kadang kala persaingan tersebut sudah menjurus kepada persaingan yang tidak sehat, saling mengejek, menjatuhkan bahkan sampai mencari serta menyebarkan aib dan keburukan masing-masing. Hal itu tidak hanya terjadi kepada pribadi yang ikut mencalonkan diri sebagai calon wakil rakyat saja, tetapi sudah sampai kepada persaingan antara sesama pendukung dan simpatisan yang nota bene adalah para warga negara dan rakyat biasa. Di berbagai media pun ajang persaingan tersebut sudah dijadikan semacam komoditas dan dikomersilkan.

Padahal kalau dipikir-pikir apalah artinya perbedaan yang diusung sesaat dan untuk kepentingan sementara apabila dibandingkan dengan banyaknya persamaan diantara kita. Bukankah yang kita butuhkan sama-sama sesuap nasi dan seteguk air untuk menahan lapar dan melepaskan dahaga? Bukankah kita juga sama-sama menangis kala sedih dan tertawa ketika senang? Kita sama-sama gemetar kala ketakutan melanda dan tertawa lepas ketika kegembiraan datang menerpa. Kita sama-sama kepanasan dan berkeringat ketika diterpa sinar matahari, dan sama-sama menggigil kala disekap kedinginan malam. Bukankah begitu banyak persamaan yang ada diantara kita, sampai-sampai mustahil untuk menyebutkannya satu persatu.

Tetapi mengapa hanya karena secuil perbedaan yang dipicu oleh keinginan sesaat dan nafsu sanggup menghapus semua persamaan tersebut? Kita seolah-olah memiliki banyak waktu untuk mengais-ngais perbedaan dan menorehkan garis pemisah hanya karena berbeda bendera dan baju yang kita pakai.

Tidak cukupkah persamaan yang ada diantara kita untuk merekat dan menjahit perbedaan tersebut … ??? Mari kita mulai untuk merajut persamaan dan bergandengan tangan menyongsong hari dan masa depan yang lebih cerah … 🙂

Salam ExcellentImprovement

Mau provokasi lebih lanjut? Follow saya di twitter @CandraDenni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s